| Rancang Bangun |
: |
Kecamatan Banjar merupakan wilayah sentra tanaman pangan dan hortikultura .Adapun teknis tanaman pangan dan hortikultura yang ada di Kecamatan Banjar mulai dari padi, jagung, kacang tanah dan pada komoditi hortikutura terdapat tanaman cabai, anggur, tomat dan buah- buahan horti serta sayuran. Saat ini banyak pestisida kimia yang beredar dan semakin tahun semakin meningkat harganya sehingga output yang dikeluarkan petani tidak sebanding dengan input hasil yang didapat. Dengan seringnya menggunakan pestisida kimia membuat hama menjadi resisten. Melihat hal tersebut, perlu dilakukan inovasi untuk dapat mengurangi biaya, menggunakan bahan lokal yang mudah didapat, mudah dibuat serta memandirikan petani untuk membuat sendiri. Inovasi yang dibuat berupa pembuatan jadam sulfur. Jadam sulfur merupakan hasil inovasi yang ditemukan oleh petani dari korea. Fungsi utama Jadam sulfur ( JS) ini adalah untuk mengendalikan berbagai jenis penyakit yang utamanya disebabkan oleh jamur, seperti misalnya Embun Tepung (powdery mildew) yang berupa bercak putih di daun, downy mildew yang berupa bercak-bercak kuning di daun atau penyakit bulai atau kresek, dan penyakit-penyakit yang disebabkan jamur lainnya.
Yang membedakan Jadam sulfur ( JS) dengan larutan belerang lainnya adalah Jadam sulfur ( JS) tidak dibuat dengan menggunakan api atau tidak ada proses memasak agar belerang larut. Pelarutan tanpa api menjadi relatif menjadi lebih mudah.
Cara pembuatan Jadam sulfur ( JS) yaitu :
a) Siapkan drum plastik berukuran 110 liter. Pastikan drum ini bahannya tebal dan tahan panas karena suhu saat pengadukan bisa mencapai 100 derajat celcius. Siapkan juga sarung tangan, pelindung mata, sepatu, jaket atau perlengkapan lainnya untuk menghindari kalau terkena cipratan adonan
b) Masukan belerang sebanyak 25 kg, 0,5 kg bubuk batu filit atau pakai bubuk batu lainnya, dan bubuk batu bata sebanyak 0,5kg. Masukan juga 1,5kg garam krosok. Tujuan penambahan bubuk batu dan garam ini adalah untuk memperkaya mineral, sehingga mengurangi serangan jamur sekaligus juga memberikan nutrisi pada tanaman.
c) Masukan 20kg Caustic Soda atau NaOH atau Soda Api. Masukan 54 liter air. Kemudian segera aduk dengan tongkat kayu yang agak panjang sehingga tangan kita aman dari percikan adonan. Jangan gunakan alat yang berbahan alumunium atau logam.
d) Suhu akan cepat naik dan melebihi 80 derajat bahkan bisa mencapai 100 derajat celcius. Belerang mulai meleleh. Siapkan air 1-2 liter jika adonan mulai mengental atau jika terlalu panas.
e) Pastikan semua belerang di bagian bawah drum teraduk dengan sempurna. Aduk selama 20 menit secara perlahan saat suhu masih tinggi maka belerang akan larut dengan sempurna juga.
f) Masukan air lagi sebanyak 28 liter, dan aduk terus sampai tercampur merata
g) Biarkan mengendap selama 1-2 hari. Kemudian ambil bagian atas dari adonan tersebut, hati-hati jangan sampai endapan di bawah drum ikut terbawa. Masukan ke dalam botol atau jerigen plastik yang agak tebal. Endapan yang ada di bawah drum tidak perlu dipakai.
h) Larutan JS sudah jadi dan siap digunakan.
Jadam sulfur ( JS) bisa disimpan dalam waktu yang lama, asal disimpan di botol-botol kecil. Selain untuk mengendalikan jamur, belerang juga memiliki kemampuan untuk membunuh kuman-kuman atau germicidal effect.
|